A. Permasalahan Transportasi Perkotaan
Pada intinya ada empat :
1. Masalah kemacetan
2. Masalah parkir
3. Masalah polusi/pencemaran
4. Masalah angkutan umum
5. Masalah tertib lalu lintas
B. Kebijakan Transportasi Perkotaan dan Manajemen Lalu Lintas
1. Mempertahankan kualitas lingkungan
2. Meningkatkan/mengembangkan manajemen lalu lintas
a). Mengoptimalisasi dan mengadakan perbaikan-perbaikan pada fasilitas-fasilitas yang sudah ada.
b). Menghindari pembangunan fisik seperti pembuatan jalan baru, pelebaran jalan, dan aktiftas fisik lainnya.
Strategi-strategi yang dapat dilakukan berhubungan dengan manajemen lalu lintas :
a). Sistem pengontrolan lalulintas
Sisitem pengontrolan lalulintas adalah dengan perintah atau larangan.
1). Pada persimpangan
-optimalisasi lampu lalu lintas
-peletakkan/pemasangan lampu lalu lintas di jalur yang arusnya tinggi
-prioritas kepada bus kota
-koordinasi lampu lintas
2). Pada jalan masuk/keluar persimpangan
-jalur satu arah
-larangan belok
-kiri jalan terus
-jalur khusus penduduk
3). Penggunaan jalur
-3 in 1
-jalur khusus untuk bus kota
-jalur yang bisa dibalik arah
4). Penggunaan tepi jalan
-penempatan halte bus
-larangan parkir
-penentuan daerah bongkar muat
-pelebaran/penyempitan jalan kaki lima
5). Pengaturan kecepatan kendaraan
6). Parkir
-pembatasan waktu parkir
-penempatan parkir untuk angkutan umum
-pengontrolan area parkir
b). Tarif (Pricing)
1). Road pricing→tarif untuk pemakai jalan
-tarif toll
-pajak kendaraan
-pajak penggunaan kendaraan (BBM)
2). Tarif parkir→tarif untuk penguna fasilitas parkir
-perbedaan tarif parkir berdasarkan waktu parkir
-larangan parkir untuk area yang lalu lintasnya padat
3).tarif angkutan umum
-perbedaan tarif berdasarkan umur/pekerjaan
-pengurangan tarif
-perbedaan tarif pada jam puncak
-pembebasan trif pada waktu ke moda lainnya
-karcis langganan
c). Informasi kepada pemakai jalan
1). Melalui pendidikan
2). Informasi sebelum melakukan perjalanan
3). Informasi ketika melakukan perjalanan
d). Modifikasi operasi angkutan umum
1).Perbaikan operasi
- Modifikasi jadwal bus kota
- Modifikasi jalur bus kota
- Efisiensi jumlah penumpang
- Efisiensi pembayaran karcis
2). Perpindahan moda
- Letak halte
- Fasilitas park and ride
- Integrasi antar moda
- Perbaikan kenyamanan di halte
3). Efisiensi manajemen
- Perbaikkan pemeliharaan kendaraan
- Perbaikkan keamanan
4). Modifikasi jenis angkutan
e). Modifikasi pemakai jalan
1). Modifikasi distribusi waktu pemakaian jalan
- Penggeseran waktu kerja
- Perpendekkan/perpanjangan waktu kerja
- Penambahan/pengurangan jam buka toko dan fasilitas-fasilitas pinggir jalan
2). Modfikasi frekuensi pemakaian jalan
- Pelayanan fasilitas via surat/telepon
- Pengiriman barang ke rumah
- Perluasan jaringan telepon
3). Modifikasi tata ruang
C. Permasalahan Parkir
-bangkitan tidak mampu menampung kendaraan dengan area parkir yang ada, sehingga parkir meluap ke badan jalan
-tidak tersedianya area parkir sehingga otomatis badan jalan lah yang dijadikan area parkir
D. Permasalahan Angkutan Umum
Angkutan umum di Indonesia kurang diminati karena berbagai faktor, antara lain kenyamanan, keamanan, keselamatan masih dipandang kurang. Sebagai contoh, tarif angkutan naik, tapi tidak diikuti dengan peningkatan performancenya; tidak tertib, berhenti (ngetem) disembarang tempat; jadwal tidak teratur; sumpek dan berdesak-desakan; faktor keamanan masih dipandang kurang; semrawut. Sehingga masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi yang dirasa lebih nyaman dan aman.
Untuk mengatasi permasalahan itu perlu adany regulasi yang jelas terhadp eksistensi angkutan umum, yang menyangkut :
- Pembatasan dan efisiensi jumlah armada agar mencapai load factor ideal sehingga kelangsungan hidup pengusaha angkutan umum terjamin
- Optimalisasi dan modifikasi trayk secara periodik; agar angkutan umum dapat menjangkau seluruh wilayah perkotaan sehingga dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dengan seminimal mungkin pergantian moda
- Optimalisasi infrastruktur pendukung angkutan umum; seperti halte bus, terminal, rambu-rambu dan lain-lain.
- Segmentasi angkutan umum; agar pengguna dapat memilih angkutan sesuai kondisi pengguna, misalnya dengan membuat angkutan tingkat eksekutif, bisnis dan lain-lain.
- Memberikan prioritas kepada angkutan umum; misalnya dengan memberikan lajur khusus, bebeas lampu merah, dan lain-lain.
E. Permasalahan Pencemaran
Pencemaran udara sekitar 80 % disebabkan oleh transportasi, khususnya transportasi darat
1 comments:
MGM Casino and Hotel - Mapyro
MGM 아산 출장마사지 Casino 보령 출장안마 and Hotel. 1 MGM 김해 출장마사지 Way, Las 의정부 출장마사지 Vegas, NV 89109. 군포 출장안마 Directions. (702) 770-7000. Call Now · More Info. Hours, Accepts Credit Cards, PayNearMe
Post a Comment